Staff Baru
Waktu gue baru dua hari kerja di sebuah perusahaan asing, gue sempat menelpon ke bagian dapur sambil berteriak, "Ambilkan gue kopi...cepat!."Ternyata jawaban dari balik telepon tidak kalah keras dan marahnya. "Hei bodoh... kamu salah pencet extention? Kamu tahu dengan siapa kamu bicara?," gertak dari ujung telepon.
"Tidak...," gue nyahut.
"Saya Direktur Utama di sini, dasar idiot. Saya pecat kamu nanti!," ancam bos gue.
Nggak kalah gertak dan kalah teriak gue balas menyahut, "Dan Bapak tahu siapa saya?"
"Tidak!," jawab Boss gue itu.
"Syukurlah kalau gitu" jadi kagak mungkin gue di pecat, sahut gue cuek sambil menutup telepon.
Hanya Diatas yang Tau
Suatu hari ada dua bocah main petak umpet di sebuah kebun yaitu Udin dan Uli. Ketika mereka asyik bermain, datang sepasang kekasih di kebun itu untuk memadu kasih mereka. Spontan kedua bocah tersebut sembunyi, Udin sembunyi di bawah tempat duduk kecil yang ada di pondok tersebut, sedangkan Uli naik di atas pohon dekat pondok tersebut. Setiba di pondok itu sepasang kekasih tersebut langsung berhubungan badan.Setelah puas, sang wanita berkata, "Mas perbuatan kita ini berdosa... bagaimana jika ada orang yang tahu tentang hal ini"
"Tenang hanya di atas yang tahu perbuatan kita ini," jawab si pria menenangkan si wanita.
Saking ketakutan, merasa bersalah dan salah tanggap si Uli langsung teriak.
"Bukan cuma gua yang tahu, itu tuh yang di bawah juga tahu kok!" kata si Uli sambil menunjuk Udin.
Ramuan Madura
Akibat melihat tayangan iklan TV Ramuan Madura, bu Wangsih merengek-rengek ke pak Wangsih supaya dibelikan ramuan tersebut agar supaya suaminya lebih suka "rapat" di rumah. Karena kesal mendengarkan rengekan istrinya terus menerus, pada suatu hari sehabis gajian ia langsung beli ramuan Madura tersebut, tapi bukan sebungkus yang di beli pak Wangsih melainkan satu kardus besar.
Agar supaya seluruh keluarga bisa minum ramuan tiap hari, maka jamu tersebut dimasukkan semuanya ke dalam sumur di belakang rumah. Supaya lebih praktis, tidak perlu repot-repot membuat jamu dalam gelas. Demikian pikir keluarga pak Wangsih.
Keesokan harinya, seluruh keluarga heboh karena tali timba sumurnya "dijepit" bibir sumur.
Kepalanya Dibasahi Saja
Suatu hari saat Bu guru SD memberikan pelajaran yang teramat susah murid-murid pun SD tersebut termanggu-manggu kebingungan. Karena murid-muridnya nggk ngerti-ngerti juga, Ibu guru pun marah besar.
"Makanya belajar yang giat, biar gampang masuknya...!" bentak Bu guru pada muridnya.
Tiba-tiba si Budi menjilati tangannya dan dibasahi ke kepalanya.
Bu guru pun menegurnya.
"Budi ! kamu itu jorok sekali, kenapa kepalamu di basahi ludah?"
"Maaf bu, soalnya tadi Malam saya dengar, ibu saya bilang:
Papah..., kalo susah masuknya...kepalanya basahin aja pake ludah," jawab Budi dengan lugu.
Bangsa Yang Baik Hati
Karena melihat banyak sekali lalat beterbangan di sekitar makanan yang dijual, Cak Mamat menyalakan lilin untuk mengusirnya.Dengan heran seorang turis Belanda yang kebetulan sedang makan di warung soto babat tersebut bertanya.
"Buat apa menyalakan lilin siang hari begini?" tanya di turis.
"Untuk lalat, tuan," jawab Cak mamat.
"Bangsa Anda memang benar-benar baik hati. Bukan cuma manusia. Lalat pun di beri penerangan," katanya kagum.
Nanti Gelap Dong Dunia Ini
Ada dua orang gila yang sedang berdialog di rumah sakit jiwa Grogol.Orang gila 1 : (sambil naik meja) "Tahu nggak kamu?"
Orang gila 2 : "Nggak, apaan?"
Orang gila 1 : "Saya itu matahari (sambil mengangkat tangannya tinggi-tinggi ) lihat lah terang dunia ini oleh ku!"
Orang gila 2 : (dalam hati) "Jangan-jangan nih orang tambah gila aja, aku laporin sama dokter biar dia diperiksa..."
Sambil berlari orang gila ke-2 tadi pergi ke ruangan dokter dan melapor.
Orang gila 2 : "Dokter, teman saya itu mungkin bertambah gilanya."
Dokter : "Kenapa?"
Orang gila 2 : "Benar dokter, dia naik ke atas meja sambil mengangkat tangannya dan bilang bahwa dia itu adalah matahari sehingga dunia ini terang dia buat."
Dokter : "Kalau gitu suruhlah temanmu itu turun."
Orang Gila 2 : "Ah jangan dokter, nanti kalau dia turun gelap dong dunia ini nanti..."
I'm Sorry
Suatu ketika diadakanlah lomba memanah dan diikuti tiga peserta yang masing-masing berasal dari Amerika, Inggris dan Indonesia. Adapun targetnya adalah masing2 menetukan sendiri objeknya yang diletakkan di atas kepala orang yang sedang berdiri.Peserta dari Amerika meminta di kepala orang tersebut di letakkan semangka, kemudian dibidiknya semangka tersebut. Wwwwusshhh....bbussshh...Semangkanya hancur. Dan si Amerika-pun dengan bangga berkata : " I'm Rambo...".
Kemudian dari Inggris meminta objeknya jeruk. Kemudian....wwwwussshh....busshh...hancur juga. Si Inggris pun berkata : "I'm Robin Hood...."
Kemudian peserta dari Indonesia dengan PD-nya meminta objeknya "SEBUTIR NASI". Kemudian dengan gagah perkasa, diangkatnya busur beserta anak panahnya, kemudian dibidiknya ke sasaran. Wwush........gedebugghh..... Hasilnya : nasinya nggak kena tapi orang yang berdirinya yang kena. Dan dengan bangga pula si Indonesia berkata : " I'm Sorry......"
Wakil Rakyat
Suatu hari di negara tetangga, pemerintahnya mengeluarkan suatu kebijakan baru yang belum pernah dilakukan di negeri lain. Semua orang yang berpangkat WAKIL dinaikkan pangkatnya. Wakil Presiden menjadi Presiden, Wakil Gubernur menjadi Gubernur, Wakil Direktur menjadi Direktur, Wakil Komandan menjadi Komandan, Wakil RT menjadi RT, dan seterusnya.
Yang penting, dalam program ini tidak ada penggusuran posisi. Perkara ada
dobel posisi, itu bisa diatur pembagian tugasnya. Masalah pembengkakan
anggaran, semua ditanggung oleh negara.
Sesudah mantap dengan rencana itu, diajukanlah program ini ke DPR untuk
mendapatkan persetujuan mereka. Ternyata DPR menolak dengan keras. Alasannya, program ini menyengsarakan anggota DPR. Bayangkan, mereka akan berubah statusnya dari WAKIL RAKYAT menjadi RAKYAT.
Sehidup Semati
Suatu hari, selesai sarapan, seorang istri bertanya kepada suaminya, "Pa, apa yang akan kamu lakukan jika aku tiba-tiba aku meninggal?"Suaminya berpikir sejenak lalu menjawab, "Aku akan mati juga."
Terkejut dengan jawaban suaminya, si istri bertanya, "Mengapa, Pa?"
Si suami menjawab, "Kamu tahu sendiri kan keadaan jantungku, dengan keadaan jantungku yang tidak baik ini, mungkin aku akan mati karena terlalu bahagia kamu tinggal mati.
Restoran Bawah Laut
Ada tiga orang pembohong yang sedang berlayar ke tengah laut, kemudian mereka bertemu dengan nelayan yang berkata bahwa ada restoran di bawah laut.ketiga pembohong ketawa sambil berkata "pak, kami ini pembohong besar mana mungkin bapak bisa bohongin kami".
Setelah nelayan pergi pembohong pertama penasaran, dia menyelam ke dalam laut dan ternyata di dalam memang tidak ada restoran, untuk menjaga gengsi dengan temannya di naik ke atas dengan membawa ikan sambil berkata "Benar di bawah ada restoran, ini buktinya aku membawa ikan".
Pembohong kedua ganti menyelam dan berkata dalam hati "Sial aku di bohongin sama temanku" tapi dia tidak kekurangan akal, dia naik ke atas sambil membawa cumi-cumi sambil berkata "Iya benar, ada restoran".
Pembohong ketiga langsung menyelam ke laut, tapi tidak di temukannya restoran, untuk menjaga gengsi dia mengambil batu dan memukul-mukuli batu tersebut ke wajahnya sampai berdarah, setelah itu dia naik sambil berkata "Eh lu berdua makan ga bayar ya, jadi gw yang kena masalah sampe di pukulin kaya begini"
Tuan Tolong Botolnya Tutup Kembali
Pada suatu hari seorang pemuda yang menghabiskan akhir pekannya dengan memancing di sebuah danau, menemukan sebuah botol yang terapung.Karena penasaran dengan isi botol tersebut si pemuda lalu membuka tutup botol tersebut, tiba-tiba dari dalam botol keluar asap tebal kemudian menjelma menjadi Jin yang mengambang di depan pemuda itu.
"Salam tuanku, tuanku telah membebaskan saya, untuk ini tuanku silahkan meminta tiga permintaan, maka saya akan mengabulkannya" kata Jin tersebut.
Si pemuda itu terdiam sejenak lalu berkata, "Baiklah Jin pertama saya ingin nilai tukar rupiah di negeri saya ini kembali menjadi Rp2500 per US$1, kedua saya ingin semua uang hasil korupsi dikembalikan kepada rakyat dan semua pelakunya dipenjarakan, ketiga saya ingin hukum benar-benar bisa ditegakkan di negeri saya ini."
Sang Jin berpikir sejenak kemudian menggeleng-gelengkan kepala dan perlahan-lahan wujudnya berubah menjadi asap dan masuk kembali ke dalam botol sambil berseru, "Tuan, tolong botolnya ditutup kembali...!!!!!.
25 Inchi
Ada seorang lelaki yang menderita hidupnya karena ukurannya barangnya terlalu besar (25 inchi) dia jadi bingung, karena wanita selalu kabur kalo udah lihat barangnya itu.Di tengah kebingungan dan hampir frustasi, untunglah ada seorang temannya yang kemudian memberi tahu dia untuk segera datang ke seorang dukun ahli masalah begituan.
Datanglah sang lelaki tersebut ke dukun.
"Mbah, saya punya masalah nich, punya saya terlalu besar Mbah 25 inchi, nggak ada wanita yang mau sama saya karena takut," kata sang lelaki mengungkapkan masalahnya.
"Datanglah kamu ke pinggir sungai disana, nah disana ada seekor kodok, tanyalah apakah dia mau mengawini dirimu, setiap dia menjawab tidak, barangmu akan memendek 5 inchi," jawab si Mbah dukun memberi solusi.
Tanpa basa-basi datanglah sang lelaki ke pinggir sungai, dan langsung mengikuti apa yang diinstruksikan oleh sang dukun.
"Wahai kodok, maukah kau mengawini diriku...?" tanya sang lelaki kepada kodok yang ada di sungai tersebut.
"Tidak!!" jawab sang kodok.
Sang lelaki melihat ke barangnya, wah bener memendek 5 inchi. Kemudian bertanya lagi.
"Wahai kodok, maukah kau mengawini diriku?" tanya sang lelaki lagi.
"Tidak!!" jawab sang kodok.
"Wah udah 15 inchi" pikir sang lelaki. Ah.. tanya lagi ah, biar ideal 10 inchi, pikir sang lelaki lagi.
"Wahai kodok, maukah kau mengawini diriku?"
"Ini orang.. udah gw bilang, "Tidak.. Tidak.. Tidak...!!!" jawab sang kodok sambil pergi meninggalkan sang lelaki tersebut.
Sang lelaki melihat ke bawah dan menangis.
Dua Wanita di Akhirat
Ada dua wanita, baru aja meninggal, sedang tunggu nasib di pintu akhirat, karena iseng, mereka jadi ngobrol.Wanita 1 : "Sebab apa kamu meninggal?"
Wanita 2 : "Mati beku"
Wanita 1 : "Bagaimana rasanya mati beku?"
Wanita 2 : "Nggak terlalu sakit, mula-mula merasa dingin, lalu merasa badan mulai beku, dan selanjutnya gampang aja, tau-tau saya udah ada di sini, lha kamu sendiri kenapa matinya?"
Wanita 1 : "Serangan jantung, saya selalu curiga sama suami saya ada main dengan cewek lain, jadi satu hari Saya pulang kantor lebih cepat, saya dengar suara wanita, lalu segera saya lari ke kamar saya di lantai dua. Suami saya ada di ranjang, tapi kok tidak ada orang lain, saya buka lemari pakaian, tidak ada orang, saya lari ke dapur di lantai satu, nggak ada orang, saya lari ke kamar mandi, melewati kulkas, nggak ada orang juga, terus saya lari langsung ke lantai tiga, & begitu sampai, saya kena serangan jantung".
Wanita 2 : "Sayang sekali, coba kalau waktu itu anda buka aja itu pintu kulkas, mungkin kita berdua nggak bakal mati".
Bukan Suroso Yang Ngambil
Junet ketiban rezeki gede, karena baru saja mendapatkan harta warisan berupa UANG tidak lama setelah ayahnya meninggal.Namun Junet sangat kebingungan mau dimana ia akan menyimpan uang tersebut. "Jika aku simpan di Bank, takut beberapa hari nanti tu bank kolap, disimpan dibawah bantal...mana cukup..disimpan di lemari bisa-bisa diambil pencuri," pikir Junet.
Setelah memikirkan cukup lama akhirnya Junet mendapat ide. "Ah..! aku tanam dibelakang rumah aja," pikir Junet. Lalu diapun menggali tanah di belakang rumahnya dan menanam UANG tersebut setelah selesai, Junet pun memasang papan peringatan dengan tulisan yang sangat besar berwarna "TIDAK ADA UANG DISINI!".
Ternyata tanpa disadari ada seseorang yang sedang mengintai apa yang sedang dilakukan Junet, yaitu Suroso sahabatnya sendiri.
Lewat tengah malam, dengan mengendap-endap dan sangat hati-hati
Suroso pun menggali tanah itu untuk mengambil UANG tesebut.
Setelah UANG itu ia dapatkan, Suroso kembali menimbun lubang di tanah tersebut. Selesai menimbun lubang, tak lupa Suroso mengganti tulisan di papan peringatan yang dipasang Junet "BUKAN SUROSO YANG NGAMBIL!".
"Biar Junet enggak curiga kalo gw ganti tulisannya hihihi....", guman SUROSO.
"Gue Juga Dari UI"
Saking susahnya nyari kerjaan, akhirnya seorang lulusan ITB terpaksa menerima tawaran bekerja di Kebun Binatang Ragunan. "Apa boleh buat, daripada nganggur kerja beginian pun jadilah, yang penting halal," begitu tekadnya. Maka, sejak hari itu sang insinyur muda mulai bekerja sebagai "monyet-monyetan".
Sepanjang hari harus betah mengenakan baju monyet, pakai topeng monyet, sambil mengunyah pisang atau kacang rebus terus-terusan dan harus jempalitan selincah mungkin untuk menarik perhatian pengunjung. Pokoknya tak beda dengan monyet asli yang sudah mulai punah.
Tak ayal lagi, pengunjung kebun binatang Ragunan langsung membludak
karena ingin menyaksikan si monyet super yang konon tidak hanya lincah dan gesit....tapi juga cerdas!
Sayang sekali, yang namanya sial sulit dielakkan....dan akhirnya datang juga. Sedang enak-enaknya jempalitan, tiba-tiba gedebuk....byuuuurrrr!" sang monyet terjatuh kedalam kandang buaya.
"Waduh, mati aku!" begitu pikirnya sebelum dimangsa buaya-buaya ganas itu. Tapi, ketika mulut buaya terbuka lebar siap menggigit, dari dalamnya
terdengar suara berbisik "Ga usah Takut bro ... gw juga dari UI"
Bukti Kalo Menyontek
Pada suatu hari orang tua si Tono dipanggil menghadap Kepala Sekolah karena si Tono sering kali menyontek kertas ujian milik si Rahmat pada saat ujian.Orang Tua Tono : Apa buktinya kalau anak saya nyontek?
Kepala Sekolah : Salah satu buktinya yach ini, pada waktu ujian sejarah. Pertanyaan No. 1 "Siapa pengarang buku Habis GelapTerbitlah Terang?"
Si Rahmat jawab "R.A. Kartini", si Tono juga jawab "R.A. Kartini".
Orang tua Tono : Lha, jawaban kan bisa saja sama karena si Tono kan belajar sebelum ulangan.
Kepala Sekolah : Ya, bisa saja sama. Tapi coba dong Bapak lihat pertanyaan ke-2 "Di mana R.A. Kartini dilahirkan?" si Rahmat jawab "di Jepara", si Tono juga jawab "di Jepara".
Orang Tua Tono : Ah, itu sih kebetulan. Bapak tidak cukup bukti untuk menyatakan anak saya nyontek. Bisa saja malah si Rahmat yang nyontek pekerjaan anak saya.
Kepala Sekolah : Bapak betul, bisa saja itu kebetulan, tapi coba dong Bapak lihat pertanyaan ke-3 "Tahun berapa terjadi Perang Diponegoro?", si Rahmat jawab "GUE NGGAK TAHU", si Tono jawab "APALAGI GUE!"
Alasan Mengapa Amerika Tidak Mau Menyerang Indonesia
Pentagon membayangkan jika AS terpaksa harus menyerang Indonesia berapa kerugian yang harus di pikul pihak AS dan berapa keuntungan pihak Indonesia dari kehadiran tentara AS di sana?
Begitu memasuki perairan dataran Indonesia, mereka akan di hadang pihak bea cukai karena membawa masuk senjata api dan senjata tajam serta peralatan perang tanpa surat izin dari pemerintah RI. Ini berarti mereka harus menyediakan Uang Damai, coba hitung berapa besarnya jika bawaannya sedemikian banyak.
Kemudian mereka mendirikan base camp militer, bisa di tebak di sekitar base camp pasti akan dikelilingi oleh penjual Bakso, Tukang Es kelapa, lapak VCD bajakan, sampai obral kaos kaki Rp 10 ribu 3 Pasang. Belum lagi para pengusaha komedi puter bakal ikut mangkal di sekitar base camp juga.
Kemudian kendaraan-kendaraan tempur serta tank-tank lapis baja yang diparkir dekat base camp akan di kenakan retribusi parkir oleh para jukir (juru parkir). Jika dua jam pertama per kendaraan dikenakan Rp 10 ribu (maklum tarif orang bule), berapa yang harus dibayar AS kalau kendaraan & tank harus parkir selama sebulan.
Sepanjang jalan ke lokasi base camp pasukan AS harus menghadapi para Mr.Cepek yang berlagak memperbaiki jalan sambil memungut biaya bagi kendaraan yang melewati jalan tersebut. Dan jika kendaraan tempur dan tank harus membelok atau melewati pertigaan mereka harus menyiapkan recehan untuk para Mr. Cepek. Suatu kerepotan besar bagi rombongan pasukan jika harus berkonvoi, karena konvoi yang berjalan lambat pasti akan dihampiri para pengamen, pengemis dan anak-anak jalanan, ini berarti harus mengeluarkan recehan lagi.
Pagi harinya mereka tidak bisa mandi karena di sungai banyak dilalui Rudal Kuning yang ditembakkan penduduk setempat dari flying helicopter alias wc terapung di atas sungai.
Pasukan AS juga tidak bisa jauh jauh dari peralatan perangnya, karena di sekitar base camp sudah mengintai pedagang besi loakan yang siap memereteli peralatan perang canggih yang mereka bawa. Meleng sedikit saja tank canggih mereka bakal siap dikiloin. Belum lagi para curanmor yang siap beraksi dengan kunci T-nya siap merebut jip-jip perang mereka yang kalau didempul dan cat ulang bisa dijual mahal ke anak-anak orang kaya yang pengen gaya-gayaan.
Para komandan di pasukan AS ini juga akan kena tugas tambahan mengawasi para prajuritnya yang banyak menyelinap keluar base camp buat nonton dangdut di RW 06, katanya ada Inul di sana.
Setelah menimbang cost and benefit akhirnya Rumsfield memutuskan TIDAK AKAN MENYERANG INDONESIA!
by: Kapanl@gi.com
Read More...