Begitulah Pria
Senin, 26 Januari 2009



Seorang pria mengencani 3 orang wanita dan memutuskan untuk menikahi salah satu dari mereka... Dia memberikan suatu test untuk ketiga wanita tersebut, masing-masing wanita diberikannya uang 100 juta untuk dibelanjakan dan si pria akan melihat untuk apa uang tersebut digunakan.

Wanita 1

Wanita ini pergi ke salon yang mahal, dan membelanjakan uangnya untuk perawatan-perawatan tubuh dan muka yang sangat mahal. Dan sisa uang dari perawatan dibelikan alat-alat kosmetik yang ekseklusif dan baju-baju yang bagus sehingga ia terlihat sangat cantik di depan pria tersebut. Wanita ini berkata bahwa semua ini dia lakukan untuk membuatnya lebih menarik di depan sang pria dan karena ia sangat mencintai sang pria tersebut.

Si pria sangat terkesan...

Wanita 2

Wanita ini pergi membelanjakan uangnya untuk membeli peralatan golf yang bagus, baju-baju pria yang mewah, dan seperangkat komputer yang canggih. Semua ini kemudian diberikan sebagai hadiah untuk sang pria. Ia berkata, ia membelanjakan semua uang tersebut untuk sang pria karena ia sangat mencintainya.

Si pria sangat terkesan...

Wanita 3

Wanita ini menginvestasikan uang yang diberikan sang pria ke bursa saham, dan ia mendapatkan keuntungan 2 kali lipat... dan ia mengembalikan uang yang diberikan kepada sang pria. Keuntungan yang diperoleh disimpannya di deposito bank atas nama mereka berdua. Dan hal tersebut ia lakukan untuk masa depan mereka berdua dan ia berkata bahwa ia sangat mencintai pria tersebut.

Si pria sangat terkesan...

Si pria berpikir sangat lama tentang keputusannya untuk menikahi wanita yang menurutnya paling bijak dalam membelanjakan uang yang diberikannya.

Dan akhirnya... Ia memutuskan...

Dia akan menikahi wanita yang paling besar payudaranya...

Apa boleh buat, pria tetaplah seorang pria...!! Begitulah....

Read More...
 
posted by blog tono batam at 23.05 | Permalink 0 comments
Siapa yang Perawan















Seorang gadis di Solo dimarahi ibunya karena ia sering makan di depan pintu. Maklum, menurut kepercayaan Jawa seorang gadis perawan tidak boleh makan di depan pintu. Gak payu alias gak laku nantinya.

Ibu : Sudah ibu bilang berapa kali, jangan makan di depan pintu! Masih saja diulangi.

Gadis : (diam saja dan asik makan terus)

Ibu : Apa kamu nggak denger kata ibu?? (nadanya mulai meninggi)

Gadis : (masih diam saja, betul-betul tak mempedulikan perkataan ibunya)

Lalu ibunya mulai jengkel. Ibunya mulai membentak-bentak.

Ibu : (sambil berteriak) He! Kamu dengar nggak sih kata ibu. Perawan itu gak boleh makan di depan pintuuu!!! Kalau nggak laku tahu rasa nanti kamu!

Lalu anaknya yang juga sudah jengkel pada ibunya balas membentak.

Gadis : Ibu bisa diam gak sih. Dari tadi ngomel melulu. Lagian, siapa yang perawan!!!

Read More...
 
posted by blog tono batam at 22.53 | Permalink 0 comments